Senin, 08 Juli 2013

Mengawali Usaha Secara Online


Kesukaan / hobi melakukan selancar di dunia maya (dumay) internet mendorong untuk berusaha mendapat keuntungan dari hobi ini. Maka muncul ide untuk melakukan bisnis online.

Mengawali usaha secara online, perlu kerangka berpikir (mind map) yang tepat namun sederhana. Sehingga bisa mengoptimalkan hobi dan usaha sehingga menghasil nilai tambah yang tinggi.
Setidaknya ada dua point pokok dalam menjalankan usaha secara online. Pertama, mempunyai kerangka berpikir (mind map) yang sederhana dan benar dalam menjalankan usaha online untuk mendapatkan nilai tambah yang omptimal dan tinggi. Kedua, membangun Sistem.

Bagan No. 0001


Point pertama digambarkan dalam kerangka berpikir (mind mapping) dalam bagan no. 0001 di atas. Dari bagan tersebut terlihat upaya agar pengunjung suatu situs web atau media social di internet menjadi pengunjung tetap atau follower yang kemudian ditingkat sebagai pelanggan fanatic dari produk yang ditawarkan.
Sesungguhnya point pertama mempunyai keterkaitan dan ketergantungan dengan point kedua. Point kedua merupakan system merupakan dapat disinyalemenkan sebagai badan manusia.


Bagan No. 0002

Bagan No. 0002 menggambarkan system yang tergambarkan dalam elemen-elemen dalam bodi manusia. Dari sinilah, kerangka berpikir dan system membangun suatu usaha online yang diharapkan mendapatkan nilai tambah yang tinggi dan optimal. (Y. Setiyo Hadi, Jember, 7 Juli 2013)

Senin, 08 April 2013

Potensi Manusia: Pemahaman Tentang Hidup Dan Kehidupan Di Tengah Alam Semesta


Oleh
Y. Setiyo Hadi



Manusia memiliki kedudukan yang lebih mulia dibandingkan makhluk-makhluk lainnya. Kemuliaan ini muncul karena potensi yang dimiliki manusia.
Potensi manusia lebih komplit dibanding lainnya. Dengan potensi inilah manusia berinteraksi dalam lingkungan alam dan berinteraksi dengan sesama manusia. Selain itu manusia, dengan potensi yang dimilikinya, mampu menemukan dirinya sebagai makhluk atau ciptaan dari Sang Maha Pencipta.
Ada tiga potensi utama yang dimiliki manusia sehingga manusia mampu mengidentifikasi, mengeksplorasi dan mengeksploitasi sumber daya alam untuk kepentingan kehidupannya, yaitu: jasad, akal, dan ruh. Ketiga potensi itu berinteraksi satu dengan yang lainnya dalam diri manusia.
Jasad adalah bentuk fisik manusia yang sifatnya materialistic. Artinya kebutuhan jasad tidak lebih seperti hewan yang membutuhkan makan, minum serta kebutuhan biologis lainnnya untuk kelangsungan hidupnya.
Manusia tidak sekedar hewan yang tumbuh dan berkembang, namun memiliki kemampuan identifikasi, berpikir dan menganalisa dengan memiliki potensi akal. Dengan akal inilah manusia diberi kemuliaan dibandingkan makhluk-makhluk lainnya.
Antara jasad dan akal dihubungkan oleh fungsi-fungsi indera, yang dikenal sebagai panca indera. Ada tiga fungsi utama dari indera-indera tersebut: melihat (dua mata), mendengar (dua telinga) dan merasa (hidung dan kulit yang menjadi pembungkus jasad manusia).
Respon sebagai hasil kerja panca indera kemudian mengalir menuju otak sebagai mesin kerja dari akal. Fungsi utama dari akal adalah memproses segala hasil kerja panca indera (processing) yang menghasilkan kesimpulan-kesimpulan atau rekomendasi untuk berbagai tindakan yang akan berwujud sebagai perilaku (attitudes) manusia.
Akal yang berfungsi memproses segala hasil kerja panca indera mempunyai langkah-langkah sebagai berikut: mengumpulkan, menyimpan, memilah / klasifikasi, diinterpretasi dan analisa, dan memilih (choice). Langkah-langkah inilah sebagai kemampuan dan potensi akal dalam kehidupan manusia.
Kemampuan yang sangat terkait dengan kemampuan akal adalah Membaca. Membaca ini haruslah diartikan sebagai makna yang luas, bukan hanya sekedar membaca buku.
Membaca mempunyai makna yang luas, yaitu membaca seluruh isi alam semesta yang termasuk membaca keberadaan diri manusia sendiri. Ini adalah fondasi / dasar dari perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan peradaban yang dimiliki oleh umat manusia.
Kontrol diri manusia terletak dari potensi yang lebih dalam dari jasad dan akal, yaitu potensi ruhani. Ruhani ini berkaitan dengan asal usul manusia yang sangat awal.
Hati / qolbu menjadi perangkat utama menuju pemberdayaan potensi ruhani. Hati yang kotor menyebabkan terhalangnya pintu ruhani. Menata dan membersihkan hati menjadi langkah menuju ruhani yang mantap.
Aspek ruhanilah yang menjadi motivator dari kehidupan manusia. Aspek Ruhani menjelaskan bahwa : Datangnya Semua Makhluk (termasuk manusia) Dari Sang Pencipta, Dan Kembalinya Kepada Sang Pencipta pula.
Demikian ulasan singkat tentang potensi manusia. Ulasan ini sebagai landasan untuk pembahasan dan aplikasi dari potensi manusia dalam artikel selanjutnya.
Perlu adanya identifikasi potensi manusia yang dilanjutkan dengan proses pengembangan dari pemberdayaan potensi manusia. Sehingga mampu memunculkan inovasi dan kreatifitas yang berkesinambungan dan berkeseimbangan dalam kehidupan ini.
Jember, 7 April 2013

Senin, 18 Maret 2013

Gerakan Pemenuhan Kebutuhan Mandiri (GPK MANDIRI)



Oleh
Y. Setiyo Hadi

Bismillahirrahmanirrahiim

Gerakan Pemenuhan Kebutuhan Mandiri atau GPK MANDIRI merupakan upaya terus menerus dalam usaha self help (menolong diri sendiri) dalam mengatasi berbagai permasalahan kehidupan sebagai ikhtiar mewujudkan keadilan bagi seluruh umat manusia. Prinsip utama dari GPK MANDIRI adalah Self Help.

Setiap manusia adalah individu mandiri yang menolong dirinya sendiri (self help) dalam hubungannya dengan manusia lain (society) dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. GPK MANDIRI berorientasikan pada kemandirian individu manusia (self help) yang terikat dengan interaksi antar manusia (society) dalam hal pemenuhan kebutuhan hidupnya.

GPK MANDIRI muncul di tengah permasalahan umat manusia yang berada dalam struktur dan system yang jauh dari keadilan. Yang kuat menindas yang lemah, serta kapitalisme dan liberalism mencekik leher nilai-nilai kemanusiaan.

Identifikasi permasalahan global dengan aksi local (think globally act localy) menjadi langkah awal dari GPK MANDIRI. Identifikasi permasalahan ini kemudian dilanjutkan dengan analisa permasalahan sehingga memuncul alternative berbagai pemecahan masalah. Pilihan pemecahan masalah menjadi aksi dari GPK MANDIRI.

YSH
Jember 17 March 2013

Minggu, 03 Maret 2013

KEKUATAN NIAT (POWER OF INTENTION)

Gambaran tatkala seseorang dikejar anjing gila yang siap menggigit lari sekencang-kencangnya dan tembok tinggi dilompati. Padahal dalam keadaan normal, tembok tersebut tidak mungkin dapat dilompati. Ini gambaran dari niat yang kuat dapat mendorong manusia untuk berbuat sesuatu yang bila dinalar tidak mungkin bisa dilakukan.

Niat bagaikan api dalam sekam yang kering. Dipermukaan tidak keliatan nyata, namun bila berhasil membuat banyak kalangan tercengan dan takjub melihatnya.

Seringkali kita tidak menyadari bahwa segala sesuatu di alam semesta mempunyai manfaat, sehingga kita mengabaikannya. Padahal semua yang ada di alam ini mempunyai manfaat sekecil maupun seburuk apapun keberadaan.

Kemanfaatan segala yang ada di alam mendorong suatu keyakinan yang kuat bahwa alam semesta tidak terjadi dengan sendiri, adanya energi di luar yang menjadikan alam semesta. Energi ini bersumber dari Satu Yang Maha Kuasa, yaitu Allah Swt sebagai Sang Pencipta (Al Khaliq).

Pengetahuan dan pengalaman bahwa adanya Sang Pencipta Alam Semesta, yaitu Allah Swt, menjadi Keyakinan yang kuat bagi manusia dalam menjalani kehidupan. Bahwa dalam kehidupan ini tidak ada hal yang tidak mungkin dikerjakan manusia apabila kita berkeyakinan bahwa Allah Swt adalah Maha Kuasa.

Keyakinan ini yang harus ditumbuhkan dalam diri setiap insan sebagai kekuatan niat (power of intetion) dalam menjalani kehidupan dalam bahtera alam semesta ini. Ada tiga perwujudan dari kekuatan niat tersebut dalam kehidupan ini,  yaitu:
  1. Keyakinan yang kuat dalam batin dan hati manusia bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Utusan Allah;
  2. Pengakuan secara lesan dari keyakinan di atas;
  3. Segala perbuatan dan tindakan yang hasilnya didasari oleh keyakinan bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Utusan Allah.

Ketiga perwujudan dari niat di atas merupakan bentuk dari tingkatan manusia dalam mengelola Niat (Power Of Intetion). 
Allahua'lam bissawab.       

Sabtu, 02 Maret 2013

TIPS :Modal Utama Menulis Adalah Niat

Oleh

Y. Setiyo Hadi




Setiap orang mempunyai peluang untuk menulis dan menerbitkan buku. Semuanya tergantung pilihan dan kemampuan orang dalam menentukan pilihannya.

Menulis setiap orang bisa melakukannya dalam berbagai bentuk. Apakah tulisan itu layak atau tidak untuk dikonsumsi atau dibaca oleh oranglain merupakan persoalan.

Seringkali orang tidak pede untuk menulis, karena khawatir keliru dan tidak dibaca oleh orang lain. Dan banyak sekali orang melihat bahwa prospek sebagai penulis tidak menjanjikan materi dibandingkan profesi lainnya seperti pns atau pedagang.

Untuk menjadi penulis modal utamanya adalah niat, tidak perlu meninggalkan profesi lamanya. Niat menulis ini diawali dengan menjadi menulis sebagai hobi dan kebiasaan.

Dulu Diary / buku harian menjadi media untuk menuliskan berbagai peristiwa, perasaan, serta ide-ide kita setiap harinya. Sekarang ada media facebook, twitter, serta media jejaring social lainnya di dumay (dunia maya internet). Ini menjadi modal utama dalam mengawali kita menulis.

IMPLEMENTASI LIFELONG LEARNING: Meluruskan Terminologi antara Lifelong Learning vs Longlife Learning dalam Transformasi Pendidikan dan Strategi Adaptabilitas di Era Disrupsi

By. YOHANIS SETIYO HADI (MAS YOPI) @EDUKATORTAMBENG E mail: setiyohadi2012@gmail.com 26.04.04 Abstrak Artikel ini membahas pentingnya im...